Quo Vadis Kepedulian Mahasiswa UNS?

Oleh Ahmad Rodif Hafidz[1]

Bergantinya status dari siswa menjadi mahasiswa tentu bakal selalu diikuti dengan tanggung jawab yang semakin besar pula. Dalam konteks tanggung jawab yang lebih besar, yakni tanggung jawab sosial (social responsibility), mahasiswa diharapakan tidak hanya sebagai insan cendikia yang gemar memperhatikan setiap tutur kata yang terucap dari mulut dosen lalu mengerjakan tugas yang ditangguhkan dosen kepada mereka. Namun lebih jauh dari itu yakni seperti yang tertuang dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi; pendidikan, penelitian, dan pengabdian, mahasiswa dituntut untuk mampu mengemban peran sebagai pemuda yang kelak bakal diharapkan kontribusi nyatanya di masayarakat.

Ketiga poin dari Tri Dharma itu sudah seharusnya diilhami dan diimplementasikan sebagai sebuah nilai yang tidak dimiliki oleh kelompok lain selain mahasiswa. Artinya, mahasiswa selain diwajibkan menuntut ilmu baik itu studi fakultatif maupun di luar itu, juga diwajibkan untuk melakukan penggodokan dari apa yang telah didapat dari bangku kuliah maupun di luar itu untuk diwujudkan sebagai sebuah produk pemikiran maupun fisik terlebih dahulu sesuai dengan poin kedua dari Tri Dharma, yakni penelitian. Hingga setelah itu mereka pun diwajibkan untuk menyampaikan hasil yang telah didapat kepada masyarakat sebagai sebuah pengabdian yang harapannya bisa memberi perubahan mulai dari lingkup kecil, masyarakat sekitar, sampai lebih luas lagi, yakni bagi bangsa dan negaranya.

Dari poin mendasar yang harus melekat pada diri setiap mahasiswa itu, kemudian penulis menariknya ke dalam konteks yang lebih sempit yakni kampus UNS sebagai kampus yang tengah berupaya menuju world class university (WCU). Tentunya sebagai bagian dari civitas akademika UNS, kita menyadari bahwa UNS yang bercita-cita menjadi kampus kelas dunia ini harus didukung oleh setiap elemennya agar capaian tersebut benar-benar bisa sejalan dengan kualitas individu, kolektif, maupun sarana dan pra sarana yang ada. Karena jelas akan menjadi hal yang sangat tabu, seandainya WCU benar tercapai namun itu hanya sebatas tampakan sedangkan kualitas manusia di dalamnya tidak mencerminkan sebagai kampus kelas dunia.

Dalam hal ini penulis ingin menyoroti secara khusus kepada perilaku mahasiswa UNS sendiri. Tentu kita bisa melihat sendiri fakta yang ada, apakah cita-cita UNS sebagai WCU ini sudah sejalan dengan kualitas mahasiswanya? Atau jangan-jangan ini hanya menjadi sebuah proyek bagi para pejabat UNS untuk mendeklarasikan UNS sebagai kampus kelas dunia namun membiarkan kualitas mahasiswanya tetap sebagai mahasiswa kampus “medioker”.

Maka dari itu, muncullah satu kegundahan dari penulis jika melihat kondisi riil yang ada. Quo vadis kepedulian mahasiswa UNS? Apa saja yang sebenarnya sudah dilakukan oleh mahasiswa UNS selama ini? Hanya duduk manis di bangku kuliah, mengumpulkan tugas, lalu pulang dan bersenang-senang, atau sudah melakukan hal luar biasa yang sampai membuat mereka mendunia. Ya, katakanlah banyak yang aktif berorganisasi. Namun apakah sudah bisa berkontribusi—minimal di lingkungan UNS sendiri—secara nyata.

Agaknya memang apa yang dibilang Paulo Freire, salah seorang filosof dari Brazil, tentang kesadaran kritis (critical consciousness) memang perlu ditumbuhkan dalam setiap diri mahasiswa UNS agar kesadaran bahwa tanggung jawab sejak berganti status dari siswa menjadi mahasiswa benar-benar muncul. Barangkali bisa dilakukan mulai dari hal yang kecil untuk membuat diri mahasiswa maju lakukanlah. Setelah itu, barulah bicara tentang UNS menuju WCU. Karena jelas sebuah kenaifan jika menginginkan UNS sebagai kampus kelas dunia namun hanya diamini tanpa upaya kolektif untuk mencapai ke sana. Di akhir, penulis ingin mengajak setiap mahasiswa dan barangkali juga semua elemen di UNS untuk menyadari bahwa sebuah kemajuan harus bisa berjalan selaras dengan prilaku dan tindakan dari setiap elemen di dalamnya, “in harmonia progressio.”

[1] Penulis adalah Ketum PMII Cabang Kota Solo masa khidmat 2014-2016, tengah menyelesaikan studi di FT UNS

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s